السلام عليكم ورحمة الله وبركاته selamat datang di "HANIVA TARJUMAN MELATI" "

Wednesday, November 13, 2013

MUSTIKA KIJING BUNGKEM (dijual)


dijual KIJING BUNGKEM dengan khasiat tersendiri, jika berminat hub 081315766387.

Friday, August 31, 2012

Hilangkan Galau Dengan Ta'awudz



            Anda, saya dan semua orang pasti pernah merasa galau, kalut dan gelisah, ya perasaan itu sering dialami semua orang. Rasa galau, kalut dan gelisah itu  beraneka ragam macam dan penyebabnya. Berbagai masalah yang kita hadapi sehari-hari tentu bisa menjadi penyebab timbulnya kegalauan.


            Saat seseorang dihinggapi perasaan seperti itu pasti akan merasa kalut dan pusing dan tak tahu apa yang mesti dilakukan, ia akan merasa seolah tidak ada lagi jalan keluar, terlebih lagi saat tidak ada orang yang bisa diajak berbagi cerita (curhat).

Wednesday, August 29, 2012

Kajian Kitab al-Ajrumiyah bag: 6





و أقسامه أربعة: رفع و نصب و خفض و جزم. فللأسماء من ذالك الرفع و النصب و الخفض ولا جزم فيها

Artinya:
“Dan bagian-bagian I’rab itu ada empat: Rafa’, Nasab, khafadh dan Jazam. Maka bagian kalimah isim itu dari keempat I’rab itu adalah Rafa’, Nasab dan Khafadh dan tidak ada I’rab Jazam padanya”.  

            Setelah memahami pengertian I’rab menurut ilmu nahwu, sekarang kita masuki bahasan berikutnya yaitu bagian-bagian I’rab. I’rab terbagi empat bagian:

  • 1      I’rab Rafa’, contoh untuk kalimah Isim: جاء زيد (baca: “JAA ZAIDUN”), artinya: “Zaid telah dating”. Kalimah زيد  dibaca rafa’ karena berkedudukan sebagai فاعل (subjek).
Contoh I’rab Rafa untuk kalimah Fi’il: أحمد يذهب إلى السوق (baca: “AHMADU YADZHABU ILA SSUQI”) artinya: “Ahmad pergi ke pasar”. Kalimah يذهب dibaca Rafa’ karena tidak ada ‘amil yang memerintahkan nasab atau jazam.

Monday, August 27, 2012

Memaksimalkan Kemampuan Intuisi




Intuisi adalah kekuatan alam bawah sadar manusia yang memiliki kemampuan serta kecerdasan luar biasa dan tidak terduga. Adakalanya ketika seseorang mengalami kebuntuan atas satu permasalahan  tiba-tiba saja ia seolah mendapatkan petunjuk untuk melakukan satu hal yang ia sendiri tidak megerti maksudnya, namun pada akhirnya sesuatu  yang ia lakukan itu ternyata mengarahkan pada jalan keluar atas masalah yang sedang dihadapi, itulah salah satu contoh intuisi.


Intuisi dapat muncul kapan saja, dimana saja, pada siapa saja dan kadang dengan cara-cara yang tak terduga, bahkan intuisi dapat mucul lewat mimpi. Menurut sebagian orang intuisi itu sama dengan ilham, mungkin pendapat itu ada benarnya, karena apapun yang terjadi di alam semesta ini tak luput dari panduan serta petunjuk Allah Swt.

Sunday, August 26, 2012

Kajian Kitab al-Ajrumiyah bag: 5




باب الإعراب
الإعراب هو تغيير اواخر الكلم لاختلاف العوامل الداخلة عليها لفظا أو تقديرا

Artinya: “I’rab adalah perubahan semua akhir kalimah karena perbedaan ‘amil-amil yang masuk atasnya naik secara lafziyah (nyata) atau taqdiriyah (dikira-kira)” .

            Setelah selesai menjabarkan pengartian kalam dan bagian-bagian kalimah, sekarang kita masuk pada pembahasan berikutnya yaitu tentang pengertian I’rab.

Friday, August 24, 2012

Membersihkan Tempat Tinggal dari Energi Negatif




                Membaca judul di atas mungkin membuat pikiran kita terbayang akan sesuatu yang menyeramkan dan berbau mistis, mungkin pemikiran itu tidak salah-salah amat. Tetapi energy negative tidak hanya sesuatu yang menyeramkan dan bernuansa mistis. Pada dasarnya energi negatif adalah satu hal yang dirasa tidak mengenakkan atau bisa juga dorongan kuat untuk melakukan hal-hal buruk dan itu bisa terjadi dimana saja termasuk di dalam rumah tinggal.



Wednesday, August 22, 2012

Kajian Kitab al-Ajrumiyah bag: 4





والفعل يعرف بقد والسين و سوف وتاء التأنيث الساكنة. والحرف ما لا يصلح معه دليل الإسم ولا دليل الفعل.
Artinya: “Dan kalimah fi’il itu dapat diketahui dengan (masuknya) “Qad” (telah), dan “sin” (tanfis) dan “sawfa” dan huruf “Ta Tanits”. Dan kalimah huruf itu adalah kalimah yang tidak bias dimasuki oleh ciri-ciri isim maupun cirri-ciri fi’il”

Kalimah Fi’il (kata kerja).
            Kalimah Fi’il mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:
  • 1      Dapat dimasuki (diawali) oleh “قد “ yang secara harfiyah berarti “telah”, jika yang    diawali itu Fi’il Madhy maka akan memberikan makna “sungguh”. Contoh:
قد قرأت القرآن  (baca; “QAD QARA’TUL QUR’ANA”) artinya: “Aku sungguh telah membaca al-Qur’an”
Tetapi jika yang diawali oleh قد  itu Fi’il Mudhari’  maka maknanya adalah “terkadang”. Contoh: قد يذهب أحمد الى السوق (baca; “QAD YADZHABU AHMADU ILA SSUQI”) artinya: “Terkadang Ahmad pergi ke pasar”.

Monday, August 20, 2012

Kajian Kitab al-Ajrumiyah bag: 3




فالإسم يعرف بالخفض والتنوين ودخول الألف واللام, وحروف الخفض وهي: من و إلى وعن وعلى وفي و ربّ والباء والكاف واللام, وحروف القسم وهي : الواو والباء والتاء.
Artinya: “maka isim itu dapat diketahui dengan I’rab khafadh dan tanwin dan (masuknya) alif dan lam, dan huruf-huruf khafadh itu: “min” (dari), dan” ila” (ke/ kepada), dan” ‘an” (dari), dan “‘ala” (atas), dan “fi” (di/ di dalam), dan ”rubba” (beberapa), dan “ba” (BACA “bi” artinya: dengan), dan “kaf” (BACA “ka” artinya: seperti), dan “lam” (BACA “li” artinya: untuk/ milik). Dan huruf-huruf qasam (sumpah yang berarti: demi) itu: wau, dan ba d an ta”

            Pembahasan kita selanjutnya tentang ciri-ciri kalimah isim, isim mempunyai lima ciri yang membedakannya dengan kalimah yang lain. Cirri-ciri tersebut adalah:

Sunday, August 19, 2012

Ngaji Nahwu? Kitab Apa?


           Tulisan ini dibuat untuk menanggapi pertanyaan salah seorang teman tentang bagaimana mempelajari ilmu nahwu yang benar dan kitab apa yang tepat dijadikan rujukan dasar?


            Ilmu nahwu sudah menjadi menu wajib yang harus disajikan di setiap pesantren, hampir tidak ada satu pesntren pun yang tidak mengajarkan bidang keilmuan tersebut. salah satu alasannya adalah; agar setiap santri mampu dengan sendirinya membaca dan memahami isi kitab kuning (kitab gundul).

Thursday, August 16, 2012

Kajian Kitab al-Ajrumiyah bag: 2




وأقسامه ثلاثة: إسم وفعل وحرف جاء لعنى
Artinya: “dan bagian-bagian kalam itu ada tiga; isim, fi’il dan huruf yang memiliki arti.

            Setelah memahami apa yang dimaksud dengan kalam, sekarang kita masuk ke bahasan berikutnya tentang bagian-bagian dari kalam itu sendiri. Berdasarkan kaidah di atas kalimah dalam tatabahasa arab itu terbagi tiga bagian antara lain:

Tuesday, August 14, 2012

Kajian Kitab al-Ajrumiyah bag: 1




الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالوضع

Kalam atau perkataan menurut kaidah nahwu adalah: lafaz yang tersusun dan berfaidah serta sesuai dengan situasi dan kondisi (bisa  juga dimaknai “dengan berbahasa Arab).
           
Berdasarkan kaidah di atas, “kalam” atau omongan atau pembicaraan atau apapun istilahnya adalah rangkaian kalimah (kata) yang dapat dipahami oleh pendengar sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.
           

Saturday, August 11, 2012

MENENTUKAN HARI YANG TEPAT UNTUKBEPERGIAN



                Pernahkah anda alami ketidaknyamanan atau ketidakberhasilan saat anda melakukan perjalanan? Tentu, hampir semua orang pernah mengalaminya. Pada saat seseorang melakukan perjalanan untuk satu tujuan adakalanya tujuan tersebut berhasil ia capai, namun tak jarang menemukan kegagalan, padahal segala sesuatunya telah diperhitungkan dengan matang.
               
Saat kita mengalaminya sudah barang tentu akan merasa sangat kecewa, namun demikian kita sadar bahwa segalanya memang telah Allah tentukan. Tetapi sebagai manusia tak ada salahnya jika kita berikhtiar mencari cara (nyareat) agar tujuan dala suatu perjalanan yang kita lakukan mendatangkan keberhasilan.
               
Dalam kitab Danial al-Nabi  dijelaskan bahwa jika seseorang hendak melakukan perjalanan hendaknya dihitung namanya (nama orang yang hendak bepergin) dan hari dimana ia melakukan perjalanan tersebut. Rumusnya adalah sebagai berikut:

master Go master


Tuesday, August 7, 2012

haniva tarjuman melati


haniva tarjuman melati

[ ] Terapi Zone Dengan Doa [ ]


         Anda pernah sakit? Tentu, siapapun hampir bisa dipastikan pernah menderita sakit. Adakalanya penyakit yang diderita seseorang bisa sembuh hanya dengan sekali berobat baik secara medis maupun non medis. Tetapi tidak sedikit penyakit yang tak kunjung sembuh meski telah berobat dengan berbagai metode pengobatan.
         
Satu hal yang perlu diingat bahwa segala penyakit itu bersipat ujian dari Allah dan Allah pula yang mampu memberi kesembuhan, hanya saja diperlukan usaha untuk mencari kesembuhan tersebut.
         

Saturday, August 4, 2012

Syi'ar Lewat Blog? Kenpa Tidak?



Perkembangan teknologi informasi dari waktu ke waktu semakin pesat, dunia maya dengan segala fasilitas dan produk-produknya seolah sudah menjadi satu kebutuhan sehari-hari. Dengan berbagai alasan setiap orang memanfaatkan keberadaannya, dari mulai latar belakang bisnis, menjadi terkenal atau hanya  sekedar iseng .

Tidak sedikit blog atau web yang menggunakan berbagai cara demi menaikkan rank blog atau web  mereka dan itu wajar-wajar saja selama cara yang digunakan tidak melanggar norma dan aturan yang berlaku , karena tanpa dipungkiri siapapun orangnya dan apapun latar belakang mereka pasti memiliki minat  dalam pengembangan diri.

Friday, August 3, 2012

Tips; Tepat Dalam Menentukan Pilihan


Dilema? Mungkin itulah kata yang tepat saat seseorang mesti memilih salah satu dari dua pilihan. Terlebih lagi jika kedua pilihan itu sama-sama menguntungkan atau bahkan sama-sama memiliki kekurangan, kebih parahnya lagi jika keduanya dirasa tidak enak untuk dilakukan namun mesti dipilih salah satunya.

            Dalam keadaan seperti itu siapapun pasti akan merasa bingung keputusan apa yang mesti diambil dan serasa tidak ada jalan keluar lain. Padahal jika mau menyediakan sedikit waktu untuk berfikir santai sejenak tentu perasaan bingung itu tidak akan menjadi-jadi.

            Lalu, apa yang mesti dilakukan agar  tidak salah memutuskan?
Berikut tips-tipsnya:

Monday, July 30, 2012

Membangkitkan Aura dengan Wudhu


Istilah aura sangat tidak asing lagi di telinga kita, aura itu sendiri adalah pancaran sinar dari dalam diri seseorang yang menampakkan pesona tertentu yang bagi sebagian orang mungkin dengan tujuan tertentu pula. Ada diantara mereka yang ingin terlihat menarik, mudah mencari rizki dan sebagainya. Namun yang terpenting dari semua itu adalah pancaran pesona batin yang merupakan anugrah Ilahiyah bagi siapa saja yang Allah kehendaki. Banyak cara yang dilakukan orang untuk membangkitkan aura dalam diri mereka, seperti totok aura, olah tenaga dalam dan bahkan dengan cara peasangan susuk. Nah, selaku muslim hendaknya kita tahu bahwa ada cara-cara tertentu yang bias kita lakukan untuk membangkitkan aura itu sendiri. Salah satunya dengan amaliah taharah yaitu berwudhu. Dalam hak ini tentunya wudhu yang benar-benar sesuai dengan aturan fiqhiyah. Artinya seseorang yang berwudhu tahu betul mana rukun dan sunnah-sunnahnya, tahu betul bacaan atau doa-doa tertentu dalam berwudhu dan tahu betul batasan air sebagai sarana wudhu. Mungkin bagi sebagian orang sudah banyak tahu tentang rukun, sunnah, dan jenis air yang bias dipakai untuk berwudhu. Namun tidak sedikit yang mengetahui doa-doa apa saja yang dibaca saat berwudhu. Berikut ini adalah doa-doa yang dibaca pada saat berwudhu: 1. Doa membasuh tepalak tangan sebelum berwudhu:

Friday, July 27, 2012

RAHASIA KALIMAH لا اله الا الله محمد رسول الله


Dalam tinjauan ilmu falak kalimat “لا اله الا الله محمد رسول الله” terdiri dari huruf-huruf jaufiyah atau huruf yang bersifat dalam, yang dalam pengucapannya mesti keluar dari dalam hati yang bersihdan bukan hanya ucapan di mulut saja. Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu harus bersih dari selain Allah. Jika dijumlah menurut kaedah hitungan falakiyah maka jumlah huruf kalimah “لا اله الا الله” berjumlah 12 huruf sesuai dengan jumlah 12 bulan dalam satu tahun, sedangkan lafadz “الله” berjumlah 4 huruf sesuai dengan jumlah 4 bulan yang diharamkan (dihormati) oleh Allah “منها أربهة حرم”. Kalimah محمد رسول الله juga berjumlah 12 huruf, dengan demikian jika dijumlahkan antara kalimah “لا اله الا الله ” dan “محمد رسول الله” maka hasilnya = 24, sesuai dengan jumlah waktu dalam sehari semalam yaitu 24 jam. Dan jika dilihat berdasarkan makharijul huruf kedua kalimah tyayyibah tersebut huruf-hurufnya keluar dari ujung lisan, namun dalam pengucapannya mesti keluar dari lubuk hati yang paling dalam. Semuanya tidak ada yang kebetulan, semuanya telah sesuai dengan aturan Allah.. subhanallah sumber: http://alfalkey.mam9.com/t93-topic
Links to this post